Senin, 04 Agustus 2014

Bentuk Komunitas Mobil Buat “Cari Duit”

// // 1 comment
Solo, KompasOtomotif – Selain memiliki rasa ketertarikan yang sama, setiap komunitas tentu punya nilai yang bisa digunakan sebagai alat mempererat hubungan setiap anggotanya. Buat perkumpulan pemilik Mitsubishi Pajero yang tergabung dalam Pajero Indonesia Satu (PI1), mengusung tagline “My Club My Familydan My Club My Income” berarti setiap anggota keluarga tidak hanya mendapatkan rasa kekeluargaan tapi juga pendapatan.
Minggu, (30/3/2014), PI1 membentuk organisasi bisnis bersifat kekeluargaan, yakni koperasi. Fungsinya menjadi wadah perekonomian internal yang bisa digunakan setiap anggota untuk beraktivitas bisnis mandiri. Selain itu koperasi bisa dipakai untuk mendanai agenda kegiatan tahunan. 
Sang ketua PI1, Wahyu Hariadi, menjelaskan, sejak berdiri pada 17 Agustus 2013, perekrutan anggotanya hanya butuh syarat memiliki unit Pajero dan mengisi formulir keterangan yang akan digunakan sebagai basis data. Dengan begitu PI1 bisa menjangkau lebih banyak sekaligus menyinergikan tipikal konsumen kelas mengengah-atas pemilik Mitsubishi Pajero yang tersebar di seluruh Indonesia.
Hasilnya karakteristik anggota makin beragam, berarti membuka banyak peluang kemitraan bisnis antar anggotanya. “Kita tidak punya syarat khusus yang membebani jadi semua orang bisa masuk. Saat ini anggota kita ada yang berstatus mahasiswa, artis, pengusaha, PNS, TNI, POLRI, dan ekspatriat,” kata Wahyu setelah tiba di Solo, Sabtu (30/3/2014),  usai touring bersama PI1 dari Jakarta.

Hingga kini, total jumlah anggota PI1 berjumlah 170 pemilik mobil yang berasal dari wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan. 
PantauKrama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku “induk besar” komunitas pengguna Mitsubishi di Indonesia, menyatakan dukungannya. “Kita sambut baik semua klub yang ada. Mereka merupakan ‘perpanjangan tangan’ kita, membantu KTB secara tidak langsung. Sebenarnya sudah ada layanan seperti itu, disebut ‘mitra kerja’,” ucap Jerry Amran, Head of KTB MMC Public Relations Section. 

1 komentar: Leave Your Comments