Rabu, 27 Agustus 2014

Performa "Nakal" dalam Balutan Premium Nissan Teana

Jimbaran, KompasOtomotif – Membayangkan naik sedan medium seperti Nissan Teana cukup membuat was-was. Imageyang melekat sebagai kendaraan ”orang tua”, konservatif, gambot, mobil pejabat dan sebagainya, berpotensi memberikan pengalaman berkendara yang membosankan. Namun KompasOtomotif ternyata berasumsi terlalu cepat.

Kekhawatiran tersebut sirna ketika generasi baru Teana "dikencani" lebih intim selama tiga hari (28-30 April 2014), di Bali, dalam Media Ride & Drive garapan PT Nissan Motor Indonesia (NMI). Bukan sekadar mobil para eksekutif, Teana baru kini sukses tampil lebih ”muda” dan atratktif.

Dikatakan Yoshiya Horigome, Vice President Director of National Sales and Marketing NMI, target pengguna untuk mobil ini memang para pejabat dan petinggi perusahaan. Namun, generasi baru diciptakan agar lebih menggaet konsumen di kalangan eksekutif muda.
”Jika ada kompetitor yang tampil sangat sporty, lalu ada yang menjual ekslusivitas khas pejabat, Teana berada di tengah-tengah. Lihat desainnya, jauh lebih agresif ketimbang generasi sebelumnya. Fitur yang tertanam juga memfasilitasi oreang-orang yang ingin tampil beda,” jelas Horigome kepada KompasOtomotif.

Premium LoungeAlasan pertama yang menghapus citra konservatif adalah nuansa interior. Para teknisi berhasil memberikan atmosfer premium tapi sporty dari kabin secara keseluruhan dan desain jok. Adanyasunroof memperkuat kesan gagah dan modern. Posisi duduk yang nyaman ditunjang dari jok dengan peranti elektronik untuk disetel, termasuk lumbar support alias penyangga punggung.

Duduk di kabin Teana terasa sungguh nyaman. Semuanya pas, dari keempukan, dekapan jok pada tubuh, hingga posisi yang mudah disetel. Ketika menyalakan audio dari pemutar CD, suara jernih mengelilingi kabin. Suguhan sound system Bose dengan sembilan pengeras suara benar-benar memanjakan telinga.

Dentuman bas cukup dalam tapi tidak memekakkan telinga. Semua range suara seimbang, bahkan tanpa mengutak-atik equalizer sekali pun! Suara otomatis kencang ketika dibutuhkan, misalnya melaju dengan kecepatan tinggi, atau pelan sendiri kalau berhenti di lampu merah. Kabin yang kedap menambah kenikmatan duduk serasa berada di lounge premium.
Tenaga DahsyatKejutan kedua yang menepis judgement KompasOtomotif sebelumnya adalah performa. Sama sekali tidak muncul kesan gambot dan sulit dikendalikan. Bodi boleh bongsor, namun mesin dan transmisi membuatnya lebih ”nakal” dan bertenaga.

Begitu pedal gas diinjak, seketika tenaga spontan mengalir tak pernah kosong di setiap putaran mesin. Kapan pun butuh tenaga, "jantung pacu" siap memberikan. Senior Product Specialist Teana and Product Planning Departement NMI, M Ikhsan Satriawinandi, mengatakan, perubahansetelan pada Xtronic CVT membuatnya bisa ”seganas” ini.

Pengendaraan selalu diisi miminal tiga penumpang. Tak ada keluhan soal tenaga. Kalau bantingan suspensi, jangan ditanya, mobil sekelas Teana menjanjikan kenyamanan tingkat tinggi. Namun untuk bermanuver, gejala bodi roll kadang muncul.

Untuk keamanan, All-New Nissan Teana menawarkan beragam fitur keamanan inovatif. Salah satunya adalah Rain Sensing Wiper yang membaca kepekatan hujan dan secara otomatis menyesuaikan kecepatan wiper. Security Alarm akan memberi peringatan pada pemilik jika ada bahaya, VDC dengan Active Understeer Control, kantong udara (SRS, di bagian sisi dan depan), ABS dan sensor parkir bagian depan dan belakang, mempertahankan kelas di segmennya.
Pengusaha MudaUntuk meluaskan segmen ke pengguna berusia lebih muda, NMI mengajak para jurnalis bermainrole play, memerankan sebagai pengusaha cafe. Sejumlah tempat ekslusif dikunjungi untuk mencari inspirasi ide konsep cafe premium.

Ternyata langkah tersebut berhasil menanamkan citra baru, bahwa semangat driving performanceTeana kini semakin luas. Tidak hanya diperuntukan bagi kegiatan bisnis sehari-hari para eksekutif perusahaan, tetapi juga cocok digunakan untuk perseorangan, bahkan di hari libur sekali pun.

Inilah yang mendasari kepercayaan NMI bahwa pengguna perseorangan akan tumbuh 30 persen dibandingkan dengan model sebelumnya.
Read More

Sabtu, 09 Agustus 2014

Kesan Pertama Menunggangi Honda Blade 125 FI

Jakarta, KompasOtomotif - PT Astra Honda Motor (AHM) baru saja melepas model terbaru Blade 125 injeksi (FI : Fuel Injection) di Jakarta, akhir pekan lalu. Seiring mulai didistribusikannya bebek menengah ini ke pasar Indonesia, tidak ada salahnya menyimak lebih detail apa saja perbedaan yang ditawarkan Blade 125 FI dengan model lawas, sebelum memutuskan untuk membeli.

Mesin
Jantung pacu menggunakan kapasitas lebih besar, 125cc, sehingga diklaim memiliki daya lebih. Akselerasi (berdasarkan tes yang AHM), 0-200 meter ditempuh 12,6 detik. Sementara model sebelumnya (Blade 110cc karburator) hanya 13,5 detik. Kecepatan maksimum meningkat menjadi 100,7 kpj dari 91,4 kpj.

Menariknya, meski mengalami lonjakan kemampuan, Blade baru justru punya rata-rata konsumsi BBM lebih irit, diklaim 61,8 kpl dari sebelumnya hanya 45,6 kpl.
Penampilan
Dari segi eksterior, sebenarnya tidak terlalu banyak perubahan dari model lawas. Desain bodi, lampu depan, belakang, dan sayap depan, nyaris sama. Tapi, jika diperhatikan lebih seksama, ternyata lumayan banyak ubahannya. 

Reflektor lampu depan disempurnakan, kabel gas yang sebelumnya menjuntai di bagian bawah stang kanan, kini sudah terintegrasi ke dalam fairing sehingga lebih terlihat rapih. Desain panel indikator juga terlihat lebih modern. Ubahan lain, pelindung panas knalpot kini sudah dilapisi bahan krom membuatnya terlihat lebih trendy. Pengaman rantai tetap dipertahankan seperti pada model sebelumnya.

Di bawah jok, tangki bahan bakar ditambah kapasitasnya 7,5 persen atau menjadi 4 liter. Sehingga daya tempuh meningkat 30 persen dalam sekali pengisaian penuh. Ruang penyimpan barang tetap dipertahankan dengan kapasitas 7,3 liter. Cukup untuk menyimpan jas hujan atau kunci perkakas. 
First ride
Setelah prosesi peluncuran, AHM juga menyiapkan beberapa unit Blade 125 FI untuk dirasakan langsung oleh jurnalis. Lintasan sejauh 500-600 meter disiapkan di pelataran parkir JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Setiap peserta hanya diberi kesempatan mencoba dua putaran.

Tanpa basa-basi, KompasOtomotif langsung menjajal kebolehan Blade 125. Bodinya terasa ramping, dengan posisi duduk yang relatif nyaman. Putar tuas kunci, panel indikator dan lampu utama langsung menyala. Tekan starter, dan mesin langsung menyala dengan suara lembut agak garing terdengar dari knalpotnya. 

Masukkan gigi satu, buka gas, tenaga Blade 125 FI terasa cukup menghentak. Rasanya memang ada peningkatkan torsi di putaran bawah sampai menengah dari model sebelumnya. Tetapi, kebenarannya harus lebih dibuktikan menggunakan alat pembantu! Diajak meliak-liuk di jejeran kerucut, kendali Blade cukup meyakinkan. Dalam lintasan lurus 100 meter, kecepatan yang berhasil diraih sekitar 70 kpj. Walaupun singkat, kesan pertama cukup menjanjikan!
Read More

Kendaraan Baru di AS Wajib Punya Kamera Mundur

New York, KompasOtomotif - Setelah bertahun-tahun terus ditunda, regulator federal kendaraan bermotor Amerika Serikat (NHTSA), akhirnya mengumumkan hasil perumusan peraturan instalasi kamera mundur. Langkah tersebut untuk mendukung ketetapan yang menyatakan bahwa semua mobil yang dipasarkan di AS harus dilengkapi peranti keselamatan tersebut pada 2016.
Kongres sebenarnya telah meloloskan undang-undang pemakaian perangkat tambahan untuk membantu visibilitas belakang kendaraan pada 2007. Presiden AS kala itu, George W. Bush, telah menandatangani "Cameron Gulbransen Kids Transportation Safety Act" menjadi dasar hukum. NHTSA akhirnya memiliki rumusan peraturan tersebut pada 2011, namun peresmian ditunda lima kali. Terakhir, Desember lalu, beberapa organisasi menuntut NHTSA meresmikan peraturan tersebut.
Aturan Peraturan telah diresmikan, berlaku untuk seluruh kendaraan yang memiliki berat kurang dari 10.000 pound (4.536 kg), termasuk truk dan bus. Kamera mesti memaparkan bidang pandang 3-6 m di bagian belakang kendaraan.
Dari data analisis ditemukan, menyematkan kamera mundur butuh biaya sekitar Rp 480 – 510 ribu, dengan catatan sudah dilengkapi dengan layar visual. Jika belum maka biaya diprediksi mencapai Rp 1,4-1,6 juta.
Kampanye dinilai tidak terlalu sulit, kamera mundur telah akrab dengan konsumen. NHTSA mengatakan, setengah dari seluruh kendaraan yang dipasarkan di AS sekarang telah dilengkapi fitur tersebut.
KecelakaanDengan begitu NHTSA percaya akan mengurangi jumlah kematian pejalan kaki akibat keteledoran pengendara saat mobil mundur. Terdapat 200 orang meninggal dan 14.000 lainnya mengalami kecelakaan terkait kejadian tersebut. Bahkan yang lebih memprihatinkan, setengah dari jumlah itu adalah anak kecil di bawah lima tahun yang kerap tidak terlihat dari bangku pengemudi.
“Sebagai ‘bapak’, saya hanya bisa membayangkan betapa menyakitkan hati bila kecelakaan seperti itu terjadi pada keluarga kita. Kami berharap dengan peraturan baru ini akan melayani sebagai langkah signifikan mengurangi peristiwa kecelakaan tragis,” ujar Anthony Foxx, sekretaris Departemen Transportasi AS.
Read More

Porsche Indonesia Luncurkan Macan Pertengahan Juni 2014

Jakarta, KompasOtomotif - Porsche Macan bisa dekat dengan konsumen Indonesia. Selain karena nama "Macan" tercantum dalam kamus bahasa Indonesia, kehadirannya diharap jadi tulang punggung PT Eurokars Artha Utama (Eurokars), sebagai pemegang merek. Bahkan prinsipal pun yakin model ini akan mereguk sukses besar dalam hal penjualan dan menaikkan citra merek.

Managing Director Eurokars, Cristoph Coi, mengungkapkan optimismenya dengan kehadiran Macan yang akan disiapkan pertengahan Juni 2014. Baginya, model tersebut bukan sekadar nama yang diambil dari nama hewan, tapi cocok sebagai alternatif SUV kompak premium, terutama kondisi jalan di Indonesia.

"Sangat optimistis, karena model ini juga sangat penting bagi kami. Terlepas dari namanya yang berbahasa Indonesia, dia (Macan) akan menjadi alternatif pilihan konsumen yang menghendaki SUV kompak premium. Sudah ada banyak peminat," ujarnya kepada KompasOtomotif, (1/4/2014), di Jakarta, meski tidak menyebut angka.

Saat ini, Porsche membekali Macan dengan mesin bensin yang dilengkapi turbo, 3.000cc, bertenaga 254 PS dan torsi 580 Nm. Juga ada dengan tipe V6, 3.600cc, turbo ganda, bertenaga 335 PS dan torsi 460 Nm. Pilihan lain, ada mesin diesel, V6, 3.600cc. Choi mengatakan bahwa ketiga varian ini akan dijual di Indonesia.

Soal harga, pria asal Singapura ini tak mau mengungkap. Alasannya, saat ini masih sedang dibahas dengan tim pemasaran, terkait dengan peraturan pajak terbaru. Jika nanti dirilis, model ini akan menantang para rival yang sudah "punya nama" seperti BMW X3, Mercedes-Benz GLK, Audi Q5, hingga Range Rover Evoque.
Read More

Generasi Lancer Evolution Bakal Pensiun Tahun Ini

Tokyo, KompasOtomotif — Mitsubishi akan mengakhiri produksi salah satu model ikonis, Lancer Evolution, akhir tahun ini. Berdasarkan sumber yang dilansir Nikkan Jidosha Shimbun, Senin (31/3/2014), Lancer Evo X—sebagai generasi paling bontot—akan hadir dalam edisi spesial di Inggris, dan merupakan versi penutup.

Dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa mobil berperforma tinggi itu akan digantikan dengan model yang belum diketahui wujudnya. Hingga saat ini, hampir seperempat juta Lancer Evo terjual sejak generasi pertamanya diluncurkan pada 1992. Diperkirakan, saat ini model yang lahir dari ranah reli itu tersebar 92.000 unit di Jepang, dan 154.000 unit lainnya hampir di seluruh dunia.

Generasi emas ini merupakan model andalan, melejit karena kemenangan dalam World Rally Championship (WRC) pada 1998 untuk gelar konstruktor. Kemenangan bagi pebalapnya pun diraih empat kali berturut-turut, yakni 1996 hingga 1999. Legenda reli yang menggebernya adalah Tommi Makinen.

Ramah lingkungan
Lalu, kenapa Mitsubishi melepas kepergian Evo, sementara belum ada model yang sanggup menggantikan posisinya? Mobil ramah lingkungan adalah alasan paling kuat. Disinyalir, penggantinya akan lebih memenuhi standar emisi gas buang, atau bahkan bisa jadi lahir kembali dalam paket mesin plug-in hybrid.

Bisa jadi, Lancer Evo adalah salah satu ”tumbal” keputusan merek Jepang itu dalam mencitrakan ulang merek mereka sebagai produsen kendaraan yang ramah lingkungandengan konsentrasi pengembangan mobil elektrik dan hybrid.

Apakah ini lelucon semacam April Mop? Rasanya tidak karena pada 2011 silam, petinggi Mitsubishi Motor Corporation sudah menyampaikan kabar ini bahwa paling cepat, dua tahun lagi, model ini akan pensiun. Itu berarti, tahun ini, para penggemar akan benar-benar harus say goodbye pada Lancer Evo.
Read More

Jumat, 08 Agustus 2014

Toyota Punya "Pasukan" Servis Bersepeda Motor



Jakarta, KompasOtomotif – PT Toyota Astra Motor (TAM) melalui jaringan main dealerAuto2000, memberikan layanan baru Toyota Mobile Service (TMS), yang menggunakan sepeda motor. Hal ini dilakukan sebagai solusi kemacetan di kota-kota besar, agar konsumen tak menunggu terlalu lama untuk mendapatkan servis di rumah, atau lokasi di luar bengkel resmi.

CEO Auto2000, Suparno Djasmin, mengatakan bahwa layanan ini sebagai bentuk ekspansi yang dilakukan pada 2014. Investasi Rp 7,36 miliar untuk layanan ini tak hanya dipakai untuk menambah 32 unit Avanza Toyota Home Service, tetapi juga membeli beberapa unit sepeda motor.

”Kami ingin memangkas waktu konsumen menunggu. Kalau alasan macet, kadang ada beberapa konsumen yang tidak bisa menerima. Ini kami berikan dalam rangka menerapkan filosofi Best Ownership Experience,” kata Djasmin.
Direktur Pemasaran TAM Rahmat Samulo, menambahkan, layanan servis menggunakan sepeda motor ini sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun layanan menggunakan sepeda motor saat itu dikembalikan ke Astra World untuk Emergency Road Assitant (ERA). ”Kami menggalakkan kembali karena berdasar pengalaman, 30 persen dari servis yang menggunakan THS adalah perbaikan ringan dan bisa ditangani dengan unit sepeda motor,” jelasnya.

Untuk tahapan awal, THS dengan sepeda motor akan dipusatkan di empat outlet Jakarta, yakni Auto2000 Pramuka, Kalimalang, Tebet Supomo, dan Radio Dalam. Jika layanan ini semakin dibutuhkan, TAM dan Auto2000 akan menambah konsentrasi jangkauan di kota-kota lain.

Adapun servis yang bisa ditangani adalah perawatan berkala, ganti oli, atau ganti komponen ringan. Untuk saat ini, lamanya waktu konsumen menunggu datangnya servis menggunakan sepeda motor masih dalam tahap evaluasi, belum ada patokan.
Read More

Konsep Ford Everest "Mejeng" di Bangkok

Bangkok, KompasOtomotif - Produsen otomotif asal Amerika Serikat, Ford, tengah mendesain SUV anyar penyempurnaan dari Everest yang saat ini masih beredar. SUV berstatus konsep tersebut diperkenalkan pertama kali kepada publik di Bangkok International Motor Show (BIMS) 2014, di Chalanger Impact, Muang Thong Thani, Bangkok, Thailand, Selasa (25/3/2014). Banyak kemampuan yang ditawarkan dan tentunya dijamin sesuai dengan kondisi jalan di Indonesia. 

"Soal kemampuan, spesifikasi, dan detail, kita akan menjelaskan nanti. Yang pasti, produk yang dipasarkan di Indonesia, mampu menerjang banjir," ujar Bagus Santoso, Managing Director Ford Motor Indonesia usai peluncuran. 

Bukan hanya Everest, lanjut Bagus, salah satu SUV yang mengisi segmen di bawahnya, yakni Ecosport, juga punya kemampuan serupa. Diklaim mampu menerjang genangan air mencapai 55 cm atau di atas ban. Ia pun memastikan performa Everest nantinya bakal lebih mumpuni.

Ketangguhan
Proses peluncuran dilakukan oleh President Ford Asia-Pasific Dave Schoch, dan President Ford Asean Matt Bradley. "Ford Everest Concept menunjukkan arah baru yang berani untuk medium SUV 7-penumpang, yang dirancang untuk pasar ASEAN dan juga global. Everest Concept menyajikan desain menakjubkan yang menonjolkan ketangguhan dan kemampuan yang luar biasa. Seperti Everest yang saat ini beredar, versi produksi dari SUV generasi selanjutnya akan mulai dibangun di Thaliand," kata Bradley.

Secara fisik, desain berbeda jauh dari generasi sebelumnya. Mulai dari gril yang lebih elegan, lampu depan futuristik, serta ban dan diameter velg yang lebih besar. Body lebih banyak lekukan, terutama di atas sepatbor. Tongkrongan kendaraan jadi lebih kekar meski dimensi terlihat lebih ramping. 

Meski masih dirahasiakan, beberapa media memprediksi mobil tersebut bakal menggendong mesin bensin 2.5L DuraTech atau diesel 2.2L DuraTorq TDCi. Untuk transmisi, ada manual enam percepatan dan otomatis lima percepatan. Tersedia juga produk varian gerak roda belakang dan empat roda (four wheel drive). "Tunggu saja nanti kejutan dari kami," tutup Bagus.

Read More